Doa ilmu kebal dari berbagai senjata paling ampuh

Sunday, September 4th 2016. | Doa
Cara mempelajari ilmu kebal

Cara mempelajari ilmu kebal

Ilmu kebal tubuh tanpa puasa – Salah satu ilmu yang didambakan setiap jawara atau pendekar di zaman dahulu kala. Mereka memanfaatkan ilmu ini untuk menangkis senjata tajam lawan, yakni agar tubuhnya tidak mempan dibacok atau ditusuk senjata tajam. Di zaman perjuangan, banyak juga pejuang rakyat yang memiliki ilmu kebal ini, sehingga mereka luput dari maut akibat terjangan peluru. Namun tak bisa pula dipungkiri, banyak penjahat atau bromocorah yang juga memanfaatkan ilmu ini untuk mendukung aksi kejahatan mereka.

Jika kita katagorikan secara umum, ilmu kebal ini memang terbagi dua, yakni aliran hitam dan aliran putih. Yang berasal dari aliran hitam, sudah barang tentu banyak dipergunakan oleh para penjahat untuk tujuan kejahatan. Sedangkan yang berasal dari aliran putih, umumnya digunakan oleh orang baik-baik dengan tujuan untuk perlindungan diri atau istilahnya “sedia payung sebelum hujan”. Buat berjaga-jaga.

Di tengah situasi sekaang ini, ketika aksi-aksi kejahatan begitu dominan dengan berbagai bentuk dan modusnya, maka ilmu kebal tentu saja sangat bermanfaat untuk perlindungan kita dari berbagai aksi kejahatan. Apalagi para pelaku kejahatan saat ini memiliki kecenderungan dominan untuk tidak segan-segan melukai atau bahkan membunuh korbannya, baik dengan senjata tajam maupun senjata api.

Menurut taraf pengamalannya, terdapat berbagai macam lelaku untuk menguasai ilmu kebal. Dari yang mudah sampai yang tersulit. Dengan mengamalkan mantera-mantera ilmu kebal ini, Insya Allah, Anda dapat memiliki energi kebal senjata. Tetapi semua itu tentu saja tergantung pada keyakinan dan Keistiqomahan Anda dalam mengamalkan ilmu ini.

Sekedar catatan, biasanya semakin sulit lelaku suatu ilmu, maka semakin sempurna ilmunya. Begitu pula halnya dengan ilmu kebal ini. Dan perlu diingatkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menjalankan lelaku ilmu kebal ini, yaitu sebelum mewiridkan mantera, hendaknya membaca Sholawat terlebih dahulu. Ini merupakan tata cara agar doa kita dikabulkan. Setelah itu Anda juga harus membaca Al Fatehah yang masing-masing dihadiahkan kepada :

  • Kanjeng Nabi Muhammad SAW
  • Imam Hasan AS (Cucunya Baginda Nabi SAW)
  • Sayyidah Fatimah binti Muhammad SAW
  • Imam Mahdi AS
  • Para Sahabat/Khulafaur Rasyidin
  • Para Syuhada
  • Para Auliya
  • Para Ulama
  • Kedua orang tua kita jika memang mereka telah meninggal dunia

Penting pula diperhatikan, setelah selesai mewiridkan amalan atau manteranya, maka jangan sampai lupa berdoa kepada Allah SWT agar dapat menguasai ilmu kebal yang kita lakoni tersebut dengan baik. Contoh bait doanya, adalah : “Ya Allah, dengan hak Sayyidina Muhammad SAW dan ahlul baitnya, hamba mohon agar dapat berhasil memiliki ilmu kebal ini, serta diberikan keberkahan menurut petunjukMu”. Seperti disinggung tadi, berdoa yang baik adalah dengan diawali sholawat dan diakhiri pula dengan sholawat.

Agar ilmu yang Anda amalkan juga barokah dunia dan akherat, serta senantiasa terjaga kesuciannya, maka Anda juga diharuskan senantiasa selalu melaksanakan ibadah fardhu dengan benar, terutama shalat lima waktu dan berusaha sekuatnya untuk meninggalkan maksiat, terutama tidak melakukan zinah, minum khamer (memabukkan), narkoba, judi dan perbuatan syirik besar.

Nah, jika Anda tidak dapat memenuhi kriteria di atas, maka saya tekankan bahwa semua amalan atau tirakat yang Anda jalankan akan percuma saja. Artinya, sangat besar kemungkinannya ilmu kebal yang Anda ritualkan tidak akan bisa Anda kuasai dengan sepenuhnya, atau bahkan sama sekali tidak bisa Anda kuasai.

Amalan ilmu kebal aliran putih

AMALAN ILMU KEBAL KE-1

Syaratnya :

  • Puasa mutih selama tiga hari dimulai dari hari Selasa Kliwon. Yang dimaksud mutih adalah sahur dan bukanya hanya dengan nasi putih dan air putih tanpa lauk. Dan setelah berbuka, Anda tidak boleh memakan apa-apa kecuali nasi putih dan air putih saja.
  • Pada hari terakhir, yaitu hari Kamis, puasa dilanjutkan hingga hari Jum’at pagi atau Patigeni, yaitu sampai matahari terbit. Jadi pada hari kamis ketika waktu Magrib tidak boleh berbuka. Waktu bukanya ketika matahari terbit di hari Jum’at paginya, dan sampai berbuka tidak boleh tidur ataupun tertidur sedikitpun. Bila hal ini tidak bisa Anda lakukan, maka lelaku dianggap gagal.
  • Selama puasa amalannya dibaca tujuh kali sesudah shalat fardhu, dan shalatnya sama sekali tidak boleh bolong/tinggal.

Inilah amalannya :

“Ono jopo sewu
Jopo singiyodatan
Tuomo sing mandi
Jopoku dewe
Laa illaaha illallaah muhammadur rasulullaah”

Jika hendak dicoba maka amalan tersebut dibaca tujuh kali. Dan kalau hendak bepergian maka dibaca 1 kali serta jika ada musuh atau orang jahat yang mengancam Anda maka cukup dibaca satu kali.

AMALAN ILMU KEBAL KE-2

Untuk mendapatkan ilmu kebal tipe kedua ini, Anda tidak perlu melakukan puasa. Tapi cukup mendawamkan Shalat sunnah sebelum Shalat Subuh tiba. Pada rakaat pertama setelah membaca Al Fatehah, membaca surat Al Insyiroh (Alam Nasyroh), dan pada rakaat kedua setelah membaca Al Fatehah membaca surat Al Fill (Alam Tara)

Selama ritual ini dikerjakan secara istiqomah, maka beberapa lama tubuh Anda akan berubah menjadi kebal terhadap senjata tajam dan pukulan. Tapi memang tidak bisa di uji coba (ditajribah). Akan muncul jika keadaan terdesak Insya Allah karomahnya dengan spontan akan muncul. Hal ini sebagai mana ditegaskan Al Imam Ghozali dalam kitab Ilmu Hikmahnya.

AMALAN ILMU KEBAL KE-3

Amalan ini khusus untuk ilmu kebal pukulan. Syaratnya :

  • Puasa Mutih 7 hari
  • Namun, saat bukanya dengan nasi ketan sebanyak tujuh kali suapan (dengan sekepal tangan)
  • Setiap kali suaoan, membaca amalannya satu kali
  • Setiap malam setelah shalat hajat di atas pukul 12 malam, amalan dibaca 75 kali selama puasa
  • Sehabis berbuka tujuh kali suapan, membaca surat Al Qadr 1 kali
  • Jika ingin ditajribah maka amalan dibaca tida kali

Inilah amalannya :

“Bismillaahirrohmaanirrohiim
Shallallaahu ‘alaihi wasallama
Yaa Allaah Yaa Muhammad
La hawla walla quwata illaa billahil ‘aliyil ‘azim
Tengka kayu werta Mi-Ta-Li-Wa Syi-li Sak Sejaku”

AMALAN ILMU KEBAL KE-4

Amalan ilmu ini dinamakan Hizib Zaelani. Gunanya agar tubuh kita kebal senjata tajam. Syaratnya :

  • Puasa biasa tujuh hari
  • Setiap malam melaksanakan shalat hajat di atas jam 12 malam, selesai shalat hajat amalan dibaca 72 kali

Inilah amalannya :

“Bismillaahirrohmaanirrohiim
Robbi inni maghluubun fan tashir
Waajbur qolbii munkasir waajma’ syamiil mundatsir
Innaka antar rohmanul muqtadir
Ikfibii ya kaa fii wa anaal abdul muftaqir
Wa kafaa billahi wa liyaan wa kafaa billahi nashitro
Wa maallohi yuriidu zhulmaan lil ‘ibaad
Faquthi a daabirul qowhimil ladziina zholamuu
Wal hamdulillaah robbil ‘aalamin”

AMALAN ILMU KEBAL KE-5

Aji Bengkeleng ini merupakan ilmu peninggalan para wali. Gunanya agar tubuh kita kebal terhadap senjata tajam dan senpi, syaratnya :

  • Puasa biasa selama 40 hari
  • Selama puasa amalan dibaca 21 kali setiap selesai shalat fardhu
  • Tengah malam harus melaksanakan shalat hajat, amalan dibaca 75 kali.
  • Setelah selesai puasa maka amalan dibaca 3 kali setiap selesai shalat fardhu

Inilah amalan yang diwiridkan :

Salam alaikum salam
Dzatullaah naretes dadi aku
Wirajatullaah reksanen aku
Kijratullaah kedadehane kayu
Bengkeleng guruning wesi
Wesi pulasani ratune wesi
Sapa sediya ala marang aku
Ajal banyu tes netes dadi banyu
Ya huallaah
Ya huallaah
Ya huallaah

AMALAN ILMU KEBAL KE-6

Amalan ini tanpa puasa tapi cukup diwiridkan secara istiqomah atau rutin sesuai aturan, maka tubuh Anda akan kebal terhadap senjata tajam. Asal jangan terlewatkan setiap harinya. Syaratnya :

  • Setiap selesai shalat fardhu amalan dibaca sebanyak 27 kali
  • Setiap malam menjalankan shalat hajat atau tahajjut dan jangan terlewatkan semalampun. Selesai shalat amalan diwiridkan sebanyak 297 kali
  • Amalkan secara istiqomah selagi ingin memiliki ilmu ini
  • Inilah amalan yang diwiridkan :
  • Laa fatta illaa ali wa laa saifa illaa dzul fadhilil ‘azhiim

AMALAN ILMU KEBAL KE-7

Aji Bandung Bondowoso mungkin sudah banyak diketahui oleh Anda. Gunanya selain untuk kebal terhadap senjata tajam, juga dapat menambah kekuatan kita sehingga apabila sebelum memiliki ilmu ini sesuatu barang tidak bisa kita angkat maka setelah menguasai ilmu ini barang tersebut dapat diangkat oleh kita. Syaratnya :

  • Puasa biasa 40 hari
  • Selama puasa setiap selesai shalat fardhu amalan dibaca 3 kali
  • Ditengah malam menjalankan shalat hajat dan setelah selesai shalat hajat amalan diwiridkan sebanyak 80 kali
  • Selesai puasa hendaknya amalan diwiridkan sebanyak 3 kali setiap hari. Ingat, jika amalan ini tidak diamalkan atau diwiridkan, maka ilmu ini akan luntur.

Inilah amalan yang diwiridkan :

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Lembu kaniya kang munggah ing pundakku, sira tangia
Sang cacing putih kang munggah ing ula ulaku, sira tangia
Sang jakir putih kang munggah ing dalamakanku, sira tangia
Bek meneng cut turun cahaya sukma saroning jantung
Minungan kuat teguh rasa dening Allah
Laa illaaha illalaah muhammadarrasulullaah

AMALAN ILMU KEBAL KE-8

Sama seperti Aji Bengkeleng yang merupakan ilmu warisan para wali, demikian pula halnya dengan Aji Bada Tubi berikut ini. Gunanya untuk kekebalan tubuh dari senjata tajam. Namun demikian, Aji ini juga dapat digunakan untuk ilmu kontak yang dapat membuat lawan menjadi kaku seperti patung.

Syaratnya :

  • Puasa biasa selama 40 hari
  • Selama puasa selesai shalat fardhu amalan diwiridkan sebanyak 77 kali.
  • Tengah malam melaksanakan shalat hajat 2 rakaat, setelah selesai shalat amalan diwiridkan sebanyak-banyaknya atau minimal 77 kali.

Inilah amalan yang diwiridkan :

“Bada’ tubi bismillaah ruhi bihih tadat
ila kasyfi assrori bi baatinihim thoowat
Narudhu bikal a’da ming kulli
Wijhatin wabil ismi tarmiihim
Minal bu’di syatat
Wa asmim wa abkim
Tsumma ami adduwi wa aduwana
wa ah krishum
Ya zal jallaahi biha us hamat”

Demikianlah amalan-amalan beberapa Ilmu Kebal yang Insya Allah dapat membuat Anda menjadi kebal. Tinggal Anda mau memilih ilmu yang mana yang kiranya sanggup Anda jalankan. Yang penting, setelah Anda menguasai salah satu ilmu kebal ini, Anda jangan sampai sombong dan takabur. Hal ini akan dapat melunturkan ilmu yang Anda kuasai.

Yang perlu diperhatikan pula, dalam mengamalkan ilmu ini, Anda harus benar-benar meyakini bahwa ritual yang Anda jalankan dengan istiqomah akan berhasil. Sedikit saja keraguan tumbuh dalam sanubari Anda, maka hal ini akan bisa menggagalkan jerih payah yang Anda lakukan. Dengan keyakinan itu pula Anda tidak perlu mentajribah (ingin membuktikan) apakah kekuatan ilmu yang Anda amalkan sudah ‘masuk’ atau belum.

Artikel di cari :